Senyum


Dalam fisiologi
, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagiaan dan rasa senang. (www.wikipedia.com)

Saya mencoba banyak tersenyum karena beberapa waktu yang lalu, hati ini sempat labil dan tidak mudah bersyukur. Cerita senyumnya dimulai dari kemarin Ahad (9/5) pagi. Saya ditemani Mas Afiq pergi ke Rumah Sahabat Mata. Setelah sempet nyasar dan lewat kebun karet. Akhirnya sampai juga ke satu perumahan sederhana dengan udara masih sejuk juga dingin. Alhamdulillah diterima Pak Basuki, pengasuh Sahabat Mata, dengan sangat baik. Beliau juga sempat menunjukkan rak-rak yang dipenuhi Al-Qur'an Braille dan cara mereka yang tunanetra mengoperasikan komputer. Melihat mereka yang diberi Allah kelebihan seperti itu saja bersabar, bersyukur dan tetap bersemangat melakukan kebaikan, saya merasa tersindir. Dan, senyum pertama itu dimulai.

Sepulang dari Rumah Sahabat Mata, saya lewat bunderan Diponegoro (RS.Elisabeth), saya ketemu dengan kakek penjual jasa sol sepatu. Setelah mampir dan bercakap sebentar, kakek itu berbicara sesuatu kepada saya sambil tersenyum lebar. Padahal hari itu cukup panas, hampir hujan, dan tidak banyak pelanggan yang menggunakan jasanya. Senyum kedua.

Senyum ketiga, dan seterusnya datang hampir disepanjang jalan. Dan, semua itu bermuara pada satu kata : Alhamdulillah. :-)


"Tersenyum saja, walau dunia terasa menghimpitmu. Jika kamu merasa tidak puas dengan apa yang ada dalam genggaman. Luangkan waktu, lihatlah diluar masih banyak yang tidak seberuntung kamu. Tidak punya rumah, keluarga, teman, uang yang cukup, sandang, papan, pangan yang layak."

11 komentar:

Anonim 10 Mei 2010 02.41  

Jadi.. Mari tersenyum..
hehhehhehehhe

okky 10 Mei 2010 02.43  

Hasyahh.. ada yg kelupaan, udah keburu publish..

maslie 10 Mei 2010 02.52  

subhanallah, ana terharu membaca postingan ente

nidafs 10 Mei 2010 03.18  

*Mbak Okky : eh.apa ik mbak yang kelupaan?

*Mas Ulie : Tisu.. *lari ambil sepak tisu dulu..* :D

dek titut 10 Mei 2010 20.02  

di meditasi buka hati diajarin senyum itu a free gift. aku mencoba dua tahun lalu, tiap pagi senyum sama orang2 yang aku temui. Aneh, pertama ketemu aku senyum - orangnya diam. lain hari ketemu orang yg sama, aku senyum - eh, dia senyum! lain hari ketemu orang yg sama, aku senyum - dia bilang "hello! have a good day". ahh dapat doa dari orang yg hampir tidak aku kenal hanya karena sebuah senyum!

Mauren 11 Mei 2010 10.52  
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Mauren 11 Mei 2010 10.52  

senyum itu ibadah :)

bango 11 Mei 2010 21.49  

wah bagus!
senyum itu sehat. senyum itu ibadah. mari tersenyum.. :)

niningss 12 Mei 2010 22.51  

woh iyo e nid, kamu tu pande nulis...

+like this!
sama kayak ulie, jadi terharu...

Nida Fauzi 13 Mei 2010 19.52  

*mbak Niningsan : Waaaaa... >.< *blushing*

aaSlamDunk 13 Mei 2010 20.07  

kalo dijalan kan suntuk tuh
biasanya kalo lagi spanneng senyum-senyum sendiri nid

it works