Ucapan Terimakasih itu luar biasa
Akhirnya....Hujan juga ^ ^
----
Hujan. Hari ini juga hujan lho? Yup, Semarang mendung di pagi hari sampe malem.. Asiiikk.. Tiap hari biasanya panas, sekali-sekali boleh lah ngerasain hawa adem gini :-)
----
Hujan.Saya jadi inget dia kalo hujan (^_^) Hehe..boleh ya diinget sebentar aja.
Secangkir Kopi
Dia tahu saya menyukai aroma kopi yang saya sesap tiap pagi.
Secangkir kopi
Bahwa aromanya menggoda
Membuat saya tergoda untuk tersenyum.
---
Seperti Dia, mengajak menyusuri pagi batas mimpi
Seperti Dia, menjejak hati mengajak memberi pada hari
Seperti Dia, menyelusup pada relung bahwa akan ada cinta untuk semua
Nanti dia yang akan membuatkan kopi untuk saya setiap pagi.
Bukan lagi aromanya menggoda
..
Saya menikmati setiap detik yang terlewati,
memutar sendok, menghitungnya seperti saya menghitung kepulangannya
30 putaran, lalu mengangkatnya..
Membaui aroma kopi yang menembus lipatan otak..
---
Saya mengingatnya.
Dan akan menunggunya.
Menyulam :: Tak sesulit itu
11.12
Ayolah, jangan terus merengek manja
Meminta supaya kau mau menemaniku minum teh di beranda rumah
Angin senja tak bagus untuk punggung ringkihmu
Membuatmu terbatuk dan aku khawatir
---
11.13
Tapi aku ingin menyesap teh buatan tanganmu,
Kadang kau menaburkan bunga melati
Kau menyeduh sambil bercerita
Cinta panjangmu bertemu denganku
Sambil sesekali kau melirik dan menebar senyum buatku diam..
---
11.14
Cepatlah masuk..
Sebelum angin membuatmu tak bisa tidur semalaman.
dan seperti biasa membuatku harus bercerita semalam suntuk.
Menunggumu tertidur.
---
11.15
Sekali saja.
Ayo temani aku duduk di beranda
Kupakai jaket rajutan hadiah darimu tahun lalu
Lalu duduklah disamping, jangan dihadapanku..
Ceritakan dari awal.
Kudengarkan..
---
Aku hendak menyulam.. satu satu
yang telah berguguran.
merangkainya.
Agar kau bisa memakainya suatu hari
Jika.
Tak kau temukan aku suatu sore di beranda kita.
i put my love on earth
Jejaring Kata
Puisi untuk dia dan Dia
Kadang harus berseteru dengan hati,
Ada dua yang harus dipilih.
Meraihnya
atau
Meraih-Nya
atau meraih keduanya.
( cuplikan buku Bulan Tak Purnama )

