Buat Seorang Kawan

sumber foto : .....

Bukan aku tidak suka berteman denganmu. Bukan pula aku tidak ikhlas dengan semua yang pernah kita bagi. Tapi setelah aku timbang, alangkah tidak bijaknya jika kamu hanya memperlakukan aku layaknya sepah.

Datang dan merengek padaku jika hatimu susah. Sedang kamu tidak pernah mau berbagi jika harimu berwarna.
Aku tidak menuntut banyak darimu. Tapi mungkin kita tidak punya banyak kesamaan yang layak dipertahankan. Aku pikir, cukup sekian saja kita menjalin pertemanan.

Kisah-kisah Anjing


Judul Buku : James Herriot's Dog Stories
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal : 623 halaman

Huhuu..buku-buku berkaver anjing atau kucing bikin saya rela nggak jajan apa-apa. Padahal juga udah tahu kalo ujung-ujungnya juga nangis. Tapi tetep aja saya suka..

James Herriot's Dog Stories adalah kumpulan kisah sejati tentang anjing-anjing dan para pemilik mereka, yang jadi keseharian James Herriot's, seorang dokter hewan di pedesaan Yorkshire yang indah.

Buku setebal 623 halaman ini bersetting tempat di Yorkshire, sebuah pedesaan yang indah di Inggris. Dengan deskripsi yang kuat tentang bukit-bukit yang menggunung, diselingi semak-semak heather yang menakjubkan. Persis seperti yang pernah saya lihat di film "Lassie" yang juga bersetting di Yorkshire.

Seperti juga buku tentang hewan peliharaan lainnya. Buku ini banyak bercerita tentang kisah hewan peliharaan dengan pemiliknya. Ada kisah tentang Gyp, anjing gembala yang hanya menggonggong satu kali dalam hidupnya. Juga Bob, anjing Labrador blasteran yang sudah tua. Pemiliknya seorang duda miskin yang sengaja memanggil James Herriot's karena Bob sakit. Dan ternyata Bob menderita sakit kanker stadium akut. Untuk menghilangkan rasa sakitnya, James memutuskan untuk meng-euthanasia Bob. Sang pemilik yang miskin dan kesepian pun merelakan sahabat terbaiknya untuk pergi lebih dulu.

Ada 50 cerita tentang anjing disini. Sedih, senang, lucu bercampur jadi satu. Naaah.buat pencinta binatang, buku ini kayaknya a must read deh.. ^^

Selamat membaca.

Sharing Materi Liqo

--- Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan, bukan kita inginkan ---

Waktu masih kuliah, saya suka ikut kajian pekanan. Kebetulan sedikit materinya masih saya simpan. Cuma karena saya pencatat yang buruk, catatan saya tidak banyak. Kadang, sedikit amburadul. Tapi nggak apa-apa ya? Semoga saja bermanfaat. amin. (^_^)

A. Marah

Hal yang manusiawi kalau kita marah. Marah diperbolehkan tapi harus mudah memaafkan. Ada 8 buah kedzaliman kalau kita marah.
  1. Hasut
  2. Mencaci maki saat cobaan datang mendera.
  3. Mendiamkan
  4. Melecehkan, berpaling, menjauhi
  5. Berkata dengan hal-hal yang tidak disukai
  6. Mengolok-olok
  7. Menyakiti fisik
  8. Menahan silaturahim, dst
Cara yang mudah menahan amarah : Allah selalu memaafkan kita, masa kita nggak memaafkan teman yang berbuat salah? Kuncinya adalah sabar dan ikhlas.

B. Penyebab Stress

Ada beberapa penyebab stress :
  1. Banyak keinginan tapi nggak terpenuhi
  2. Nggak bisa menerima kenyataan, nggak realistis
  3. Bersandar pada makhluk
  4. Orang yang mudah sebel dengan orang lain
  5. Suka mempersulit diri sendiri
  6. Orang yang pendengki
  7. Berkumpul dengan orang-orang stress
  8. Suka membicarakan orang lain, suka ber-su'udzon
Ada beberapa tips supaya nggak stress ala Aa' Gym :
  1. Siap menghadapi yang cocok dan nggak cocok dengan keinginan kita
  2. Ridho terhadap segala hal yang terjadi dengan kita. Bersyukur :-)
  3. Jangan mempersulit diri sendiri
  4. Evaluasi diri
  5. Berpikiran dan berperilaku positif
  6. Kalau nggak ada teman curhat, curhatlah sama Allah..
  7. Berteman dengan orang-orang yang shaleh.

Senyum


Dalam fisiologi
, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagiaan dan rasa senang. (www.wikipedia.com)

Saya mencoba banyak tersenyum karena beberapa waktu yang lalu, hati ini sempat labil dan tidak mudah bersyukur. Cerita senyumnya dimulai dari kemarin Ahad (9/5) pagi. Saya ditemani Mas Afiq pergi ke Rumah Sahabat Mata. Setelah sempet nyasar dan lewat kebun karet. Akhirnya sampai juga ke satu perumahan sederhana dengan udara masih sejuk juga dingin. Alhamdulillah diterima Pak Basuki, pengasuh Sahabat Mata, dengan sangat baik. Beliau juga sempat menunjukkan rak-rak yang dipenuhi Al-Qur'an Braille dan cara mereka yang tunanetra mengoperasikan komputer. Melihat mereka yang diberi Allah kelebihan seperti itu saja bersabar, bersyukur dan tetap bersemangat melakukan kebaikan, saya merasa tersindir. Dan, senyum pertama itu dimulai.

Sepulang dari Rumah Sahabat Mata, saya lewat bunderan Diponegoro (RS.Elisabeth), saya ketemu dengan kakek penjual jasa sol sepatu. Setelah mampir dan bercakap sebentar, kakek itu berbicara sesuatu kepada saya sambil tersenyum lebar. Padahal hari itu cukup panas, hampir hujan, dan tidak banyak pelanggan yang menggunakan jasanya. Senyum kedua.

Senyum ketiga, dan seterusnya datang hampir disepanjang jalan. Dan, semua itu bermuara pada satu kata : Alhamdulillah. :-)


"Tersenyum saja, walau dunia terasa menghimpitmu. Jika kamu merasa tidak puas dengan apa yang ada dalam genggaman. Luangkan waktu, lihatlah diluar masih banyak yang tidak seberuntung kamu. Tidak punya rumah, keluarga, teman, uang yang cukup, sandang, papan, pangan yang layak."