(Belum) Boleh Berhenti Bermimpi


Kata salah satu kawan komunitas, tahun 2010 ini adalah tahun keberuntungan saya. Lalu, saya menilik ulang mimpi-mimpi saya. Dimulai sejak wisuda bulan Januari 2010 yang didampingi orangtua, adik satu-satunya, juga sang tunangan yang menyempatkan diri cuti barang sehari. Hingga bulan Oktober ini, saya bisa mewujudkan mimpi saya untuk punya penghasilan sendiri, jadi tidak perlu merepotkan orangtua lagi dalam urusan finansial.

Ditengahi dengan maju satu langkah setelah 2 tahun meneguhkan komitmen menuju hal yang serius dan sebenarnya dengan si dia pada medio September 2010 lalu.

Dan kini, saya terjebak di Jepara, dekat dengan pantai Kartini. Sejak jaman kuliah, inilah yang saya inginkan. Mencoba mandiri, berpisah dengan orangtua. Tercapai sudah semuanya. Saya dialihtugaskan ke Kantor Layanan Syariah Jepara. Dekat dengan laut dan pantai. Salah satu ciptaan Allah SWT yang mampu jadi pelarian disaat penat dan menjadi sumber inspirasi tiada henti.

Mimpi itu tiada batasnya.

Kadang, memang impian-impian itu tersendat dan tidak semuanya berkembang sempurna layaknya cendawan di musim penghujan. Namun, jika kehendak Allah sudah berkata, semuanya akan mengalir tanpa henti, bahkan membuat diri berdecak kagum atas rencana indah-Nya.

Bumi Kartini, Oktober 2010

Chocodot Khas Garut

Idul Fitri 1431 H ini saya berkunjung ke kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dengan kendaraan pribadi dari kota Tasikmalaya. Garut adalah kota kelahiran enin ( nenek dalam bahasa Sunda ) dari pihak ayah. Jenazah almarhumah enin juga dimakamkan di Leles. Saudara yang tersisa hanyalah adik enin, sedangkan anggota keluarga yang lain juga ada yang sudah berpulang atau nggak diketahui jejaknya.

Mungkin sudah banyak orang yang tahu, apa saja kuliner juga kudapan khas Garut. Diantaranya ada dorokdok (kerupuk kulit yang mirip rambak, biasanya terbuat dari kulit sapi), dan dodol. Kalau biasanya, dodol yang dijual di toko-toko kuliner itu murni cuma dodol atau variasi dodol yang dicampur dengan essens buah. Kemarin saya melewati satu toko dodol yang istimewa, d' Jieun Tjoklat, namanya. Tepatnya di Saung Cokelat, Jl. Babakan Selaawi No.25 Cipanas - Tarogong, Garut. Kata Aa Kiki, owner Saung Cokelat, Chocodot juga bisa dibeli via online. Mantaaplah.. ( Aa Kiki, numpang promosi didieu teu nanaon nya'.. ^^ )

D' Jieun Tjoklat adalah toko yang ngejual Chocodot ( Chocolate with Dodol Garut ). Ini inovasi baru dari dodol Garut, jadi sekarang nggak sekedar dodol biasa lagi deh.. ^^ Ada Chocodot rasa bandrek, sekoteng, bajigur, bahkan cabe.



Cokelat bar ini cuma Rp. 12.000,- dan Indonesia Bangeeet..


Chocodot GaGe (Garut Geulis) Rp. 12.000,- per besek kecil

*bikin kalap belanja.. Cantik banget packagingnya*

sumber foto :
  1. Chocodot Bar 12.000,-
  2. Chocodot GaGe (Garut Geulis)

Ini Hidupku, Bagaimana Denganmu?


Hidup bisa berjalan tak sesuai dengan rencana semula. Saya mencanangkan tiga buah dan hanya satu yang teraih, dengan alur dan sketsa yang sama persis selalu saya riuh gemborkan setiap kali ada yang bertanya, "Apa rencanamu? Apa yang ingin kamu raih? Sekolah lagi, bekerja, atau menikah muda?"

Tak ada yang bisa membuat masterplan itu sempurna, karena terkadang ditengahnya akan banyak jalan yang berlubang, persis aspal yang digerogoti tetesan air hujan. Lebih sering, rasa syukur yang menutupinya hingga menjadi kepingan puzzle yang utuh.

Hidup saya tidak sama lagi, setelah Allah memberikan saya apa yang ternyata saya butuhkan. Allah memainkan plan A saya dan saya baru menyadarinya beberapa pekan setelah mimpi yang menjadi nyata itu berjalan.

Setelah lulus, saya amat berharap bisa bekerja ditempat yang sesuai dengan impian saya semenjak sekolah dasar, saya ingin menjadi seorang Jurnalis. Tapi apa mau dikata, Allah menyorongkan saya bulatan nasib yang justru selama ini saya hindari, menjadi seorang bankir. Karena keluarga besar saya mayoritas bergerak di bidang perbankan, saya ingin mencari jalan sendiri, alur yang berbeda, dan tentu impian saya. Allah mengamanahi saya bekerja di salah satu bank syariah terbesar di negeri ini.

Lantas, bagaimana dengan gairah saya yang besar terhadap aktivitas menulis?

Dengan bangga saya katakan. Gairah itu tidak akan pernah padam, meskipun intensitasnya akan berkurang. Menulis adalah hidup saya, dunia yang menemani saat tidak ingin bicara. Seperti kata, Khrisna Pabichara, "dengan menulis, saya bisa menumpahkan kecamuk perasaan, kecewa, amarah, sakit hati, dendam, rindu, sunyi, sepi, kehilangan, harapan, cinta. Dengan menulis sajak, saya merasa lebih sehat."

Ini hidupku, bagaimana denganmu?

Semarang, 17 Agustus 2010

Romantisme Ramadhan

Puasa di bulan Ramadhan acapkali membawa kejutan istimewa. Berwujud kekuatan kasat mata bagaimana mengasah naluri, menahan rasa diri, terus memberi yang terbaik, meski tak luput juga dari sisa-sisa gejolak yang terselip dicelahnya. Ramadhan, bagi saya, bukan dilihat dari menu sahur atau buka puasa, bukan pula murah atau mahalnya asesori hari raya. Ramadhan, menghadirkan ekspektasi tinggi pengalaman spiritual. Melahirkan romantisme juga kerinduan membuncah setelah lolos melewatinya.

Seperti ada gerimis, melihat mereka yang katanya proletar, ikhlas berpuasa ditengah teriknya hari. Berseduh keringat tanpa bisa menawar nasib. Sedangkan, yang katanya kaum cendekiawan, berkeliling penyejuk udara setiap harinya. Malah tertidur saat menunaikan ibadah bekerja, dengan berkelit dan melontar alasan, "Sedang berpuasa".

Ada perasaan tak biasa yang tak bisa saya jelaskan, bahkan dengan kata.

ps : Ramadhan 1431 H - 17 Agustus 2010

Buat Seorang Kawan

sumber foto : .....

Bukan aku tidak suka berteman denganmu. Bukan pula aku tidak ikhlas dengan semua yang pernah kita bagi. Tapi setelah aku timbang, alangkah tidak bijaknya jika kamu hanya memperlakukan aku layaknya sepah.

Datang dan merengek padaku jika hatimu susah. Sedang kamu tidak pernah mau berbagi jika harimu berwarna.
Aku tidak menuntut banyak darimu. Tapi mungkin kita tidak punya banyak kesamaan yang layak dipertahankan. Aku pikir, cukup sekian saja kita menjalin pertemanan.

Kisah-kisah Anjing


Judul Buku : James Herriot's Dog Stories
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal : 623 halaman

Huhuu..buku-buku berkaver anjing atau kucing bikin saya rela nggak jajan apa-apa. Padahal juga udah tahu kalo ujung-ujungnya juga nangis. Tapi tetep aja saya suka..

James Herriot's Dog Stories adalah kumpulan kisah sejati tentang anjing-anjing dan para pemilik mereka, yang jadi keseharian James Herriot's, seorang dokter hewan di pedesaan Yorkshire yang indah.

Buku setebal 623 halaman ini bersetting tempat di Yorkshire, sebuah pedesaan yang indah di Inggris. Dengan deskripsi yang kuat tentang bukit-bukit yang menggunung, diselingi semak-semak heather yang menakjubkan. Persis seperti yang pernah saya lihat di film "Lassie" yang juga bersetting di Yorkshire.

Seperti juga buku tentang hewan peliharaan lainnya. Buku ini banyak bercerita tentang kisah hewan peliharaan dengan pemiliknya. Ada kisah tentang Gyp, anjing gembala yang hanya menggonggong satu kali dalam hidupnya. Juga Bob, anjing Labrador blasteran yang sudah tua. Pemiliknya seorang duda miskin yang sengaja memanggil James Herriot's karena Bob sakit. Dan ternyata Bob menderita sakit kanker stadium akut. Untuk menghilangkan rasa sakitnya, James memutuskan untuk meng-euthanasia Bob. Sang pemilik yang miskin dan kesepian pun merelakan sahabat terbaiknya untuk pergi lebih dulu.

Ada 50 cerita tentang anjing disini. Sedih, senang, lucu bercampur jadi satu. Naaah.buat pencinta binatang, buku ini kayaknya a must read deh.. ^^

Selamat membaca.

Sharing Materi Liqo

--- Allah selalu memberi apa yang kita butuhkan, bukan kita inginkan ---

Waktu masih kuliah, saya suka ikut kajian pekanan. Kebetulan sedikit materinya masih saya simpan. Cuma karena saya pencatat yang buruk, catatan saya tidak banyak. Kadang, sedikit amburadul. Tapi nggak apa-apa ya? Semoga saja bermanfaat. amin. (^_^)

A. Marah

Hal yang manusiawi kalau kita marah. Marah diperbolehkan tapi harus mudah memaafkan. Ada 8 buah kedzaliman kalau kita marah.
  1. Hasut
  2. Mencaci maki saat cobaan datang mendera.
  3. Mendiamkan
  4. Melecehkan, berpaling, menjauhi
  5. Berkata dengan hal-hal yang tidak disukai
  6. Mengolok-olok
  7. Menyakiti fisik
  8. Menahan silaturahim, dst
Cara yang mudah menahan amarah : Allah selalu memaafkan kita, masa kita nggak memaafkan teman yang berbuat salah? Kuncinya adalah sabar dan ikhlas.

B. Penyebab Stress

Ada beberapa penyebab stress :
  1. Banyak keinginan tapi nggak terpenuhi
  2. Nggak bisa menerima kenyataan, nggak realistis
  3. Bersandar pada makhluk
  4. Orang yang mudah sebel dengan orang lain
  5. Suka mempersulit diri sendiri
  6. Orang yang pendengki
  7. Berkumpul dengan orang-orang stress
  8. Suka membicarakan orang lain, suka ber-su'udzon
Ada beberapa tips supaya nggak stress ala Aa' Gym :
  1. Siap menghadapi yang cocok dan nggak cocok dengan keinginan kita
  2. Ridho terhadap segala hal yang terjadi dengan kita. Bersyukur :-)
  3. Jangan mempersulit diri sendiri
  4. Evaluasi diri
  5. Berpikiran dan berperilaku positif
  6. Kalau nggak ada teman curhat, curhatlah sama Allah..
  7. Berteman dengan orang-orang yang shaleh.